http://onekickoff.blogspot.com

Pages

Showing posts with label liga Indonesia. Show all posts
Showing posts with label liga Indonesia. Show all posts

Tim Verifikasi Belum Bekerja?

Tim verifikasi yang diumumkan sejak Minggu 6 Februari lalu yang bertugas memeriksa bakal calon EXCO PSSI 2011-2015. Tapi mereka mengaku belum menyentuh ranah bakal calon Ketua Umum PSSI.

Tim ini pun dalam perjalanannya harus mengalami perombakan, namun apapun yang terjadi seharusnya tim ini sudah mulai bekerja sejak 7 Februari lalu.

Juru Bicara tim verifikasi Gusti Randa menyebut, pengumuman mengenai hasil akhir terkait bakal calon Exco PSSI akan diumumkan pada 19 Februari 2011. Dan sejauh ini, diakuinya, mereka tengah membahas masalah aturan dan validitas lainnya yang terkait pemilihan itu.

"Finalisasi data terkait bakal calon Exco PSSI 2011-2015 ini akan kami sampaikan pada 19 Februari nanti, yang menjadi batas akhir dari masa kerja Komite Pemilihan."

"Kita mendiskusikan dan memperdebatkan aturan, peraturan dan analisa-analisa hukum yang akan menjadi landasan kerja kita. Banyak analisa dan terminologi hukum yang kita bahas. Bagaiamana pun kerja tim verifikasi ini harus memiliki dasar hukum yang kuat, disamping tentu saja Statuta PSSI tetap menjadi landasan utama," jelas Gusti.

Di dalam bakal calon Exco PSSI itu, terdapat juga bakal calon Ketum PSSI dan bakal calon Wakil Ketum PSSI. Tapi Gusti mengungkapkan, bakal-bakal calon itu sama sekali belum dibahas untuk diverifikasi.

"Jadi dalam dua kali pertemuan tim verifikasi kita ini baru sebatas melakukan proses verifikasi terhadap dukungan yang diberikan pemilih hak suara pada Kongres itu. Kita belum sampai verifikasi bakal-bakal calon yang diusulkan. Jadi, sangat mungkin kalau nantinya ada perubahan data pencalonan, dari semula bakal calon menjadi calon," lanjutnya lagi.

Nama-nama yang lolos dari saringan atau verifikasi Komite Pemilihan ini kemudian disampaikan kembali ke Exco PSSI. Setelah itu, Komite Pemilihan memperkenankan diajukannya proses banding dari bakal calon yang tersisih dari seleksi verifikasi Komite Pemilihan.

Pengajuan banding diajukan selambat-lambatnya satu minggu setelah dikeluarkannya keputusan hasil verifikasi Komite Pemilihan.
"Keputusan dari Komisi Banding Komite Pemilihan bersifat final, tidak bisa diganggu-gugat," tegasnya.
Read More...

PSSI Bantah Ada Intervensi Kepada Tim Verifikasi

Diberitakan sebelumnya tiga orang dari tim verifikasi mundur dan itu menimbulkan spekulasi bahwa ada intervensi dari PSSI terhadap tim tersebut.

Ketiga orang yang dimaksud adalah ketua M. Zein, wakil ketua Hinca Panjaitan, dan anggota Togar Manahan Nero. Tim verifikasi memang sempat dipertanyakan independensinya karena mereka termasuk ke dalam 29 nama yang dinominasikan sebagai anggota EXCO periode 2011-2015, yang pemilihannya akan dilakukan pada kongres di Pulau Bintan, 19 Maret.

Nugraha Besoes yang dikabarkan mengintervensi, langsung membantah kabar tersebut.

Menurut keterangan Ibnu Munzir, sebagai sekjen, maka Nugraha Besoes bertugas memberikan services untuk melancarkan tugas-tugas dari Komite Pemilihan tersebut.

"Misalnya, mempersiapkan tempat untuk rapat-rapat mereka," kata Ibnu Munzir, yang juga kembali dicalonkan sebagai Exco PSSI 2011-2015.
Sementara itu, juru bicara tim verifikasi Gusti Randa telah mengatakan bahwa siapa pun yang merasa dirugikan oleh tim verifikasi nantinya bisa mengajukan banding.

"Nantinya, siapapun yang merasa dirugikan dari hasil tim verifikasi, bisa mengajukan banding dalam waktu satu minggu. Yang akan diputuskan Komite Banding bersifat final dan mengikat, sehingga tidak bisa diganggu gugat," ucapnya.
Read More...

Tim Verifikasi PSSI Berubah

Setelah cukup lama dipertanyakan, tim verifikasi PSSI untuk Kongres bulan depan akhirnya berubah. Tiga orang yang ikut masuk bursa calon anggota Komite Eksekutif, menyatakan mundur dari tim tersebut.

Ketiga orang yang dimaksud adalah ketua M. Zein, wakil ketua Hinca Panjaitan, dan anggota Togar Manahan Nero. Tim verifikasi memang sempat dipertanyakan independensinya karena mereka termasuk ke dalam 29 nama yang dinominasikan sebagai anggota EXCO periode 2011-2015, yang pemilihannya akan dilakukan pada kongres di Pulau Bintan, 19 Maret.

Menurut juru bicara tim Gusti Randa di kantor PSSI, Jakarta, Jumat (11/2/2011), berdasarkan status PSSI, figur yang dicalonkan tidak boleh masuk tim verifikasi. Ketiganya kemudian menyatakan mundur, dan digantikan oleh Syarif Bastaman, Sophar Maru Hutagalung, dan Hamka B Kadi.

Pada kesempatan yang sama PSSI juga mengumumkan dibentuknya Komite Pemilihan dan Komite Banding. Disebutkan bahwa Komite Pemilihan bertugas lebih luas dibanding tim verifikasi. Selain melakukan verifikasi setiap bakal calon ketua umum, wakil ketua umum, dan anggota EXCO, tim ini juga punya wewenang membuat peraturan untuk kongres di Pulau Bintan. Komite ini terdiri dari Syarif Bastaman sebagi ketua, Gusti Randa (wakil ketua), Trimedya Pandjaitan, Sarifuddin Sudding, Arteria Dahlan, Sophar Maru Hutagalung dan Hamka B Kadi.

Sementara itu Komite Banding dibentuk untuk menindaklanjuti keluhan-keluhan pemilik suara yang tidak puas dengan hasil tim verifikasi. Komite ini beranggotakan Tjpta Lesmana (Ketua), Gayus Lumbun (wakil ketua), Alfred S (anggota), Max Boboy (anggota Pengganti), dan Triandy Mulkan (anggota pengganti).

"Nantinya, siapapun yang merasa dirugikan dari hasil tim verifikasi, bisa mengajukan banding dalam waktu satu minggu. Yang akan diputuskan Komite Banding bersifat final dan mengikat, sehingga tidak bisa diganggu gugat," ujar Gusti Randa.

Tim verifikasi akan mengumumkan hasil pekerjaannya pada 19 Februari, atau tepat sebulan sebelum Kongres digelar.
Read More...

Persib Didampingi Bobotoh Saat Menjamu Persijap

Persib Bandung nampaknya bisa berlega hati karena 13 februari mendatang saat menjamu Persijap di Stadion Siliwangi mereka dapat didampingi bobotohnya. Sebelumnya Persib mendapat hukuman dua pertandingan tanpa penonton saat melakoni laga kandangnya buntut dari kerusuhan saat menjamu Arema di Bandung.

"Ya kita izinkan, silakan saja nanti menonton," ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Jaya Subriyanto ditemui di Unpad, Jalan Dipatiukur, Jumat (11/2/2011), seperti dikutip dari detikbandung.

Namun Jaya meminta suporter tak bertindak rusuh saat berada di dalam stadion maupun luar stadion. "Bobotoh boleh menonton, dengan catatan tidak anarkis dan rusuh, mulai dari datang, di dalam stadion, dan di luar stadion," katanya.

Jika berbuat rusuh lagi, sambung Jaya, polisi tak segan-segan untuk kembali menutup stadion buat para suporter "Maung Bandung".

Bobotoh yang sejati adalah bobotoh yang dapat berpikir jernih dan tidak berbuat anarkis. Apapun hasil yang di dapat Persib, sebaiknya di terima secara dewasa dan dengan akal yang sehat. Bagaimanapun juga tindakan anarkis bukanlah wujud cinta sesungguhnya untuk Persib malah akan berdampak buruk bagi Persib dan citra bobotoh itu sendiri.
Read More...

LPI: Dua Stasion TV Sekaligus

Akhir pekan ini pertandingan Liga Primer Indonesia akan disiarkan oleh dua stasiun televisi swasta nasional. Selain Indosiar, Trans TV juga turut menayangkan pertandingan di Malang dan Jakarta.

Trans TV dijadwalkan menyiarkan secara langsung laga Persema versus Tangerang Wolves pada hari Sabtu (12/2), dan Jakarta 1928 kontra Cendrawasih Papua keesokan harinya, mulai pukul 19.00 WIB.

Menurut pihak Trans TV, dua partai tersebut sudah pasti ditayangkan, sementara pertandingan-pertandingan selanjutnya masih menunggu finalisasi kerja sama dengan LPI.

"Kami mungkin akan mengambil paket 70 pertandingan. Tapi ini belum final, masih ada hal-hal yang perlu dibahas dengan LPI. Jika deal, sampai pertengahan April, Trans TV yang akan menyiarkan, setelah itu Trans 7," terang Kepala Divisi Produksi Trans7, Andi Chairil, kepada detiksport, Jumat (11/2/2011).

Mengenai nilai kontrak kerja sama tersebut, Andi belum bisa mengatakannya karena memang negosiasi dengan LPI masih dalam tahap finalisasi.

Sebelum Trans TV, stasiun televisi yang sempat diberitakan akan menyiarkan pertandingan LPI adalah Metro TV, tapi tidak jadi. Yang sudah resmi dari awal adalah Indosiar, yang telah mengikat kontrak satu musim dengan jumlah pertandingan 68.

source:detiksport
Read More...

Arifin Panigoro Calon Ketua Umum PSSI

Arifin Panigoro akhirnya masuk sebagai bakal calon ketua umum PSSI. Di antara surat suara dukungan yang semula diduga hilang, ada yang mencalonkan penggagas Liga Primer Indonesia (LPI) ini.

Dalam konferensi pers yang digelar Minggu (6/2/2011) lalu, Tim Verifikasi Bakal Calon Ketua Umum PSSI mengumumkan tiga nama yang menjadi bakal calon ketua umum PSSI periode berikutnya. Mereka adalah Nurdin Halid, Nirwan D. Bakrie dan George Toisutta.

Namun dari suara yang seharusnya total berjumlah 100, tercatat cuma 95 suara yang masuk dan terhitung tim verifikasi. Kelima surat suara yang diduga hilang adalah milik Pengprov PSSI Nusa Tenggara Barat, Pengprov PSSI Jambi, PS Bungo (Divisi I), Persisum Sumbawa (Divisi II), PS KSB Sumbawa Barat (Divisi I).

Surat suara mereka ternyata tidak hilang. Hanya saja, kesalahan entry oleh bagian kesekretariatan membuat suara mereka belum terhitung.

"Pertama, tim verifikasi belum menyentuh materi. Kita masih berkutat ke masalah aturan hukum yang ada. Kita mengkaji semua aturan hukum yang ada, statuta, dari FIFA. Maka, sebelum kita masuk kesana, maka hasil rekapitulasi yang dari kesekretariatan kita lihat," terang juru bicara Tim Verifikasi Bakal Calon Ketua Umum PSSI, Gusti Randa, saat dihubungi detikSport, Jumat (11/2/2011) dinihari.

"Sebetulnya tidak hilang, berkasnya ada. Cuma, waktu meng-entry terbalik. Di sana balon ketua umum George, wakil ketua umum Arifin. Pas kita cek nggak gitu. Balon ketua umum Arifin, balon wakil ketua umum George," lanjut Gusti.

"Ya, itu kesalahan dari bagian sekertariat. Jadi, ini hal rekapitulasi. Ini murni kesalahan teknis."

Sementara diberitakan situs resmi PSSI, Sekjen PSSI Nugraha Besoes menyatakan bahwa setelah dilakukan pengecekan ulang, hanya satu suara yang mengusulkan Arifin Panigoro sebagai bakal calon ketua umum PSSI, yakni Pengprov PSSI NTB. Pengprov PSSI NTB juga mengusulkan George Toisutta sebagai wakil ketua umum dan IGK Manila untuk posisi anggota Exco.

Dukungan suara dari Pengprov PSSI Jambi masing-masing diberikan kepada Nurdin Halid untuk posisi ketua umum, Nirwan Bakrie untuk wakil ketua umum, dan Iwan Budianto untuk posisi anggota Exco.

Sementara itu, pemberian suara dari KSB Sumbawa berturut-turut kepada Nurdin (ketua umum), Nirwan (wakil ketua umum), dan IGK Manila (anggota exco). Dari Persisum Sumbawa, kepada Nirwan (ketua umum), Ibnu Munzir (wakil ketua umum), dan Subardi (anggota exco). Sedangkan dukungan dari PS Bungo diberikan kepada Nurdin (ketua umum), Nirwan (wakil ketua umum), dan Muhammad Zein (anggota exco).

source:detiksport

Saya berharap revolusi di tubuh PSSI benar-benar menjadi kenyataan. Profesionalisme sebaiknya dijunjung tinggi. Sudah terlalu banyak mafia di Indonesia jangan sampai menjalar juga ke persepakbolaan kita. Banyak calon yang kompeten untuk menjadi KETUM PSSI, lakukanlah perubahan karena perubahan dibutuhkan untuk suatu kemajuan.

GO REVOLUSI PSSI!!!!
Read More...

Nurdin : Demi Allah, saya tidak menerima suap dari Persisam

Jelang Kongres PSSI, Nurdin Halid terganjal tuduhan menerima uang hasil korupsi di Samarinda. Sambil bersumpah, ketua umum PSSI itu membantah sangkaan yang dialamatkan padanya.

Tuduhan Nurdin Halid, dan Andi Darussalam Tabussala, menerima uang hasil suap korupsi dana APBD Samarinda muncul dalam persidangan terhadap Aidil Fitri. Aidil, yang mantan manajer Perisam Samarinda, telah divonis 1 tahun penjara oleh PN Samarinda lantaran terbukti korupsi Rp 1,78 miliar dana APBD Samarinda 2007/2008.

Adalah Ketua Majelis Hakim, Parulian Lumbantoruan, yang menyebut nama dua petinggi PSSI tersebut dalam sidangnya di awal Februari lalu. Nama Nurdin dan Andi masuk dalam 35 daftar pembayaran fiktif yang dilakukan terdakwa, dengan masing-masing mendapat Rp 100 juta dan Rp 80 juta.

Ditanya wartawan soal tuduhan tersebut di sela-sela pelantikan pengurus PSSI Maluku Utara di Gamalama Ballroom Bella Internasionla Hotel, Nurdin Halid dengan tegas membantahnya. Dia bahkan bersumpah tak menerima dana tersebut.

"Demi Allah, saya tidak menerima suap dari Persisam. Tidak mungkin saya mau merusak citra saya dengan uang Rp 100 juta," seru Nurdin yang mengaku mengeluarkan uang dari koceknya sendiri sebesar Rp 500 juta untuk melakukan perjalanan ke Ternante.

Meski membantah semua tuduhan yang diarahkan padanya, Nurdin menegaskan tak akan melakukan tindakan hukum. "Saya berjiwa besar menerima semua tuduhan tersebut. Saya tidak berniat baik secara pribadi maupun sebagai Ketua Umum PSSI untuk memproses hukum mereka yang menyebar fitnah," lanjut dia.

Terkait pencalonan dirinya kembali sebagai ketua umum PSSI, NH menyebut kalau dirinya masih akan tetap maju. Keputusan tersebut diambil lantara masih banyak dukungan yang dia dapat dari pengda daerah.

"Kalau pengda PSSI di Indonesia banyak yang mendukung saya untuk maju, pasti saya akan maju mencalonkan diri pada Kongres PSSI Maret nanti," tuntas Nurdin.

source:detiksport
Read More...

Kisruh di Manajemen Persib Mengganggu Persiapan

Penampilan buruk Persib musim ini jika dilihat dari skuad tim maung Bandung yang di huni oleh para pemain kelas wahid yang berlabel tim nasional, memunculkan banyak pertanyaan baik di kalangan pengamat sepakbola, bobotoh bahkan pelatihnya sediri pun sampai tidak tahu mengapa dan ada apa dengan Persib.

Persib saat ini ada di peringkat tiga dari bawah klasemen sementara Indonesian Super League. Dari 12 pertandingan mereka cuma menang tiga kali dan kalah sampai tujuh kali. Sedangkan Musim lalu mereka berada di posisi keempat klasemen akhir liga.

"Dampak kisruh antarmanagemen serta pergantian pelatih hingga tiga kali, membuat persiapan kami kurang matang," ungkap Eka kepada wartawan, usai menghadiri pembukaan Kejuaraan Futsal Garut Cup antar SMP se-Kabupaten Garut di SMK Negeri 1 Garut, Kamis (10/2/2011) pagi.

Konflik manajemen dengan pihak konsorsium di awal musim antara lain menyangkut pemilihan arsitek tim. Pelatih asal Prancis Janko Janakovic direkrut tapi didepaksebelum kompetisi kickoff. Jabatan itu lalu diserahkan Jovo Cuckovic, lalu dioper ke Daniel Roekito sejak awal Desember lalu.

Meski mengaku terpengaruh pada tiga kali pergantian pelatih, tapi Eka menyangkal anggapan bahwa kualitas pelatih mereka kurang baik, sehingga berimbas pada buruknya performa pasukan "Maung Bandung" di lapangan.

"Ya para pemain juga harus menyesuaikan diri dengan pelatih. Dengan pergantian sampai tiga kali, mungkin waktu penyesuaian itu masih kurang," tukas pemain timnas Indonesia itu.

Rabu kemarin, setelah Persib ditahan imbang Semen Padang 1-1 di Stadion Siliwangi, manajer H. Umuh Muchtar mengancam akan mengeluarkan pemain-pemain yang bermain setengah hati. Pihaknya mengaku akan menyortir skuad untuk putaran kedua kompetisi.

"Saya bilang, siapa yang masih ingin berlabuh di Persib. Tapi saya tidak mau pemain yang setengah hati membela Persib," tukas Umuh.

Menanggapi ancaman tersebut, winger Atep menyatakan para pemain Persib selalu berusaha maksimal dalam menampilkan permainan terbaiknya untuk tim.

"Kami, khususnya saya sendiri, tidak setengah hati. Persib sudah main maksimal. Tapi apa boleh buat, hasilnya masih seperti ini," ujar Atep. "Itu penilaian mereka. Yang pasti saya dan teman-teman, sebagai orang Bandung pasti bermain yang terbaik buat Persib."

Tiga dari pemain yang disebut-sebut akan meninggalkan Persib adalah duo Singapura, Baihakki Khaizan dan Syahrir Ishak, serta bek kawakan Nova Arianto. Baihakki kabarnya sedang merapat ke sebuah klub Liga Primer Indonesia, begitu pula dengan Nova yang diisukan sedang mendekat ke Semarang United.


"semoga saja masalahnya bisa segera teratasi dan jangan sampai berlarut-larut karena dampaknya akan sangat tidak baik untuk tim secara keseluruhan".
Read More...

Kepastian Status Souza Pekan Ini

Kepastian status hukum penyerang Deltras Sidoarjo asal Brasil, Marcio Souza, terkait kasus pemukulan ketua Panpel ISL Persisam Putra Samarinda, Tommy Ermanto, akan ditentukan dalam pekan ini.

Selain keterangan saksi dan visum, polisi telah mengantongi pendapat Pengprov PSSI Kaltim untuk menetapkan kelanjutan kasus ini.

"Nanti akan kita sampaikan (status hukum Marcio Souza) dalam satu minggu ini," kata Kasat Reserse Kriminal Polresta Samarinda Kompol Arif Budiman Sik dilansir dari detiksport.

Menurut Arif, PSSI Kaltim diwakili Sekretaris Pengprov Slamet Bardianto, telah memberikan pandangannya terkait insiden dugaan pemukulan yang dilakukan Souza pada 3 Januari lalu.

"Penyidik mengkaji keterangan Slamet Bardianto terkait aturan baku PSSI," ujar Arif. "Laga Persisam dengan Deltras Sidoarjo berada dalam rangkaian kegiatan kompetisi yang diselenggarakan PSSI," imbuh Arif.

Ia juga mengatakan, kasus dugaan pemukulan tersebut sudah sampai ke Komdis PSSI melalui manajemen Persisam Putra dan Pengprov PSSI Kaltim.

Lebih lanjut menurut Arif, tidak menutup kemungkinan penyidik merasa perlu untuk memanggil dan meminta keterangan Marcio Souza lebih lanjut.

Secara terpisah, Sekretaris Pengprov PSSI Kaltim Slamet Bardianto membenarkan dirinya telah dimintai keterangan penyidik. Ia mengaku hanya menjelaskan peraturan-peraturan yang berlaku dalam kegiatan pertandingan yang diselenggarakan PSSI.

"Saya tidak mengatakan soal itu masuk pidana atau tidak. Itu wewenang dan kesimpulan polisi untuk menyimpulkannya," ujar Slamet. "Mungkin kalau dirasa perlu, bisa meminta keterangan saksi ahli dari Komdis PSSI."

Insiden keributan terjadi di area bench Deltras, di menit-menit terakhir laga Persisam saat menjamu Deltras di stadion Palaran. Diduga Souza melakukan pemukulan terhadap Tommy, yang bermaksud meredam aksi pelemparan botol mineral yang mengarah ke bench Deltras.

Yang bersangkutan juga sudah diminta keterangannya oleh penyidik, dan ia membantah telah melakukan pemukulan terhadap Tommy.

source:detiksport
Read More...

Takut Penalti

Para pemain Persib rupanya mempunyai ketakutan untuk mengambil tendangan penalti. Pada pertandingan melawan Semen Padang, Persib mendapatkan tendangan penalti dari wasit akibat handsball yang dilakukan oleh salah seorang pemain Semen Padang. Pablo Frances mengambil tendangan itu dan gagal.

Ketika turun minum, pelatih Persib Daniel Rukito heran mengapa Pablo yang mengambil tendangan itu dan bertanya kepada Eka Ramdani mengapa tidak dia saja yang mengambil tendangan penalti itu. Dan Eka pun menjawab bahwa dia tidak berani mengambil penalti. Begitupun ketika Daniel bertanya kepada pemain lainnya dan jawabannya sama. Akhrinya Pablo yang mengeksekusinya dengan bermodal keberanian.

Sementara Gonzales yang diharapkan mengambil penalti tersebut nampaknya masih juga "takut" karena beberapa kali dia sempat gagal mengeksekusi penalti untuk Persib.
Read More...

PR apa untuk Persib ?


Setelah Persib Bandung ditahan imbang 1-1 oleh tamunya Semen Padang di Stadion Siliwangi, Bandung, Rabu (9/2), arsitek Persib Bandung Daniel Roekito mengaku dia sudah mencoba semua cara untuk meningkatkan penampilan tim tetapi tak kunjung berbuah hasil.

Hasil imbang tentu saja kurang menggembirakan bagi tuan rumah, dan ketika GOAL.com Indonesia bertanya sektor mana saja yang menjadi pekerjaan rumah Persib sebelum menghadapi Persijap, Daniel malah tampak kebingungan.

"Semua cara yang saya ketahui sudah dilakukan. Hingga kemarin saya sempat dianggap gila karena hanya menurunkan pemain lokal di laga melawan Pelita, tetapi saat itu kami berhasil menang," kata Daniel.

"Sekarang saya mencoba hal lain, hasilnya kurang memuaskan. Motivasi sudah diberikan kepada pemain, tetapi perubahan tak kunjung membaik."

"Kita semua tahulah ada masalah lama yang harus dijadikan perhatian dan dilakukan pembenahan secepatnya," ujar Daniel tanpa merinci masalah sebenarnya yang dihadapi Persib.
Read More...

Indonesia U23 Meraih Kemenangan

Timnas Pra-Olimpiade berhasil meraih hasil positif saat berujicoba dengan Hong Kong U-23. Tim asuhan Alfred Riedl meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 4-1.

Timnas Pra Olimpiade Indonesia berhasil mengalahkan Timnas U23 Hong Kong dengan skor 4-1 dalam laga uji coba di Pho Kong Village Park, Hong Kong, Rabu (9/2).

Garuda muda memenangi pertandingan lewat gol Yongki Aribowo di menit ke-25.Gol bunuh diri pemain Hongkong pada menit ke-30. Gol Titus Bonai menit ke-67 dan Arif Alfiansyah sepuluh menit sebelum pertandingan berakhir menambah pundi-pundi gol Garuda Muda.

Kecuali pemain yang tengah mengalami cedera dan Ruben Wuarbanaran yang belum berpaspor Indonesia, pelatih Riedl menurunkan semua pemain yang diboyong Ke Hong Kong. Dalam pertandingan ini, kedua kesebelasan memang tidak dibatasi dalam melakukan pergantian pemain.

Secara umum, Riedl mengaku puas atas permainan anak asuhnya. "Permainan timnas makin meningkat. Koordinasi antar pemain juga semakin bagus. Tinggal masalah fisik dan cedera pemain saja yang menjadi kendala,” kata pelatih berpaspor Austria itu seperti dikutip dari situs resmi PSSI.

Meksi baru pertama bertanding di lapangan sintetis, penampilan Yongki Aribowo dkk memang lebih baik dibandingkan dengan ketika ditahan imbang 1-1 oleh Pelita Jaya U21. Mereka juga tampil lebih bersemangat dengan dukungan masyarakat Indonesia yang berada di Hong Kong.

"Atmosfer di sini cukup bagus. Pemain senang tampil di lapangan yang bagus dan cuaca pun cukup bersahabat. Kami ucapkan terima kasih juga kepada Bapak Teguh Wardoyo, Konjen RI yang turut menyaksikan pertandingan ini dengan membawa supporter Indonesia," kata Iman Arif, manajer sementara yang memimpin Timnas Pra Olimpiade selama berada di Hong Kong dibantu oleh asisten manajer Andika Nuraga Bakrie.

Rombongan Timnas Pra Olimpiade dijadwalkan kembali ke tanah air, Kamis (10/2) pagi. Sebelum melanjutkan latihan, para pemain akan mendapatkan kesempatan libur selama dua hari.

Starting Line-Up Indonesia

Penjaga Gawang : Kurnia Meiga
Belakang : Ahmad Farisi, Gunawan Dwi Cahyo, Septi Hadi, Safri Umri
Tengah : David Laly, Hendro Siswanto, Titus Bonai, Engelbert Sani
Depan : Fauzi, Yongki Aribowo.
Read More...

Maung Bandung Tertahan

Persib Bandung yang diunggulkan sebagai tuan rumah dalam laga melawan Semen Padang hanya mampu bermain imbang 1-1 di Stadion Siliwangi.

Bahkan Persib harus tertinggal lebih dahulu lewat gol dari David Pagbes di menit ke 15' yang sontak menganggetkan para bobotoh yang mungkin menonton lewat layar televisi atau mendengarkan siaran langsungnya lewat radio. Gol Pagbes tercipta setelah dia memanfaatkan reabon dari tiang gawang dan Pagbes dengan bebas menceploskan bola ke dalam gawang persib yang di kawal oleh Dadang Sudrajat.

Permainan Persib di babak pertama layaknya seseorang yang kekurangan gizi, lemas, lesu dan tak bertenaga.Modal menang 1-0 atas Pelita jaya nampaknya tidak menjadikan motivasi untuk para pemain Persib.

Persib mendapatkan banyak peluang dan tidak mampu memanfaatkannya dengan maksimal termasuk peluang yang seharusnya 99% bisa menjadi gol. Di saat Persib diberikan penalti pada menit ke 45' oleh wasit Armando Pribadi karena ada pemain Semen Padang yang melakukan handsball. Pablo Frances yang mengambil tendangan penalti itupun tak mampu memanfaatkanya, tendangannya jauh melambung ka awang-awang (terbang tinggi ke atas).

Memasuki babak kedua, baru beberapa detik setelah kick off melalui umpan lambung yang dikirimkan oleh Baihakki akhrinya Pablo Frances dapat membayar lunas kesalahannya dengan menyundul bola ke dalam gawang dan gol. Kedudukan 1-1 untuk Persib.

Permainan kembali monoton, Persib sering kali melakukan long pass yang langsung menuju ke pertahanan Semen Padang yang mengakibatkan permainan Persib tidak berkembang. Persib tidak bermain dalam top performance nya. Umapan pendek dari kaki ke kaki yang menjadi ciri khas permainan Persib tidak tampak. Sedangkan Semen Padang yang juga berani melakukan serangan sering kali merepotkan lini belakang Persib.

Menurut wawancara yang saya dengar dari radio setelah pertandingan usai, mantan pemain Persib di era 80-an Kang Fajar mengatakan bahwa pertandingan sore tadi 50-50, dan seharusnya Persib mampu memanfaatkan setiap peluang secara maksimal termasuk tendangan penalti yang tadi diberikan wasit.

"Faktor psikologi dengan kekalahan yang dialami Persib selama masa tandang seharusnya sudah tak membebani lagi Persib apalagi kemarin Persib mampu mengalahkan Pelita yang seharusnya dapat dijadikan motivasi untuk pertandingan sote ini," lanjutnya.

"Pelatih juga tidak berani menurunkan pemain muda di lini depan untuk menggantikan Gonzales yang speednya sudah berkurang,"tuturnya kemudian.

Persib akan melakoni laga yang terakhir di putaran pertama menghadapi Persijap Jepara pada tanggal 13 Februari mendatang dan menurut panpel insya Allah pertandingan tersebut dapat dihadiri oleh bobotoh. aamiin

Read More...

Pertama di ISL: Persib Vs Semen Padang

Pertemuan PERSIB dengan Semen Padang di Stadion Siliwangi, Rabu (9/2) merupakan yang pertama di era Liga Super Indonesia (LSI). Ini terjadi karena Semen Padang masih bertarung di Divisi Utama pada LSI edisi perdana dan kedua Meskipun demikian, rivalitas PERSIB dan Semen Padang sudah terjadi sejak Kompetisi Perserikatan dan Galatama digabungkan ke dalam satu wadah kompetisi bernama Liga Indonesia (LI) pada tahun 1994.

Sejak saat itu, PERSIB sudah bertarung sebanyak 20 kali dengan Semen Padang, 10 di antaranya digelar di Bandung. Statistik menunjukkan, dari 10 pertemuan di Bandung, termasuk sebuah partai usiran tanpa penonton yang dilakukan di Lapangan Pusdikpom Cimahi pada LI IX/2003, PERSIB tak pernah memberi kemenangan kepada tim tamu. Rekornya, 9 kali menang dan sekali imbang. Satu-satunya hasil imbang yaitu 0-0 terjadi pada LI VI/1999-2000.

Pertemuan pertama Persib dan Semen Padang di Bandung terjadi pada LI I/1994-1995. Ketika itu, Persib menang telak 4-1 lewat gol-gol yang disumbangkan Sutiono Lamso pada menit 53 dan 64 serta Asep Kustiana menit ke-78 dan 83. Sementara pada jamuan terakhirnya pada LI XIII/2007, Persib menang 3-0 melalui sumbangan gol Christian Bekamenga 33 dan Zaenal Arief menit 50 dan 89.

REKOR PERTEMUAN PERSIB-SEMEN PADANG DI BANDUNG
Musim
Tanggal
Skor
Pencetak Gol
LI I/1994-1995
05-07-1995
4-1
Sutiono Lamso 53', 64', Asep Kustiana 78', 83' (PERSIB), ? (Semen Padang)
LI II/1995-1996
12-06-1996
1-0
Dadang Rusmana 77' (PERSIB)
LI VI/1999-2000
20-04-2000
0-0
-
LI VII/2001
02-08-2001
2-0
Ade Abdullah 56'-pen., Herrie Setiawan 67' (PERSIB)
LI VIII/2002
30-01-2002
1-0
Sujana 62' (PERSIB)
LI IX/2003
18-05-2003
3-1
Imral Usman 20', 21', 52' (PERSIB), Christian A. Gonzales 36' (Semen Padang)
LI X/2004
26-09-2004
2-0
Osvaldo Moreno 36', 80' (PERSIB)
LI XI/2005
29-04-2005
3-1
Ekene Michael Ikenwa 20', 23', 58' (PERSIB), M. Affan Lubis 76' (Semen Padang)
LI XII/2006
14-03-2006
1-0
Redouane Barkoui 74'-pen. (PERSIB)

source : persib-online.com
Read More...

PERSIB Tanpa Siswanto

Pertandingan Persib vs Semen Padang pada Rabu (9/2) yang rencananya di gelar di Stadion Siliwangi pukul 15.30 merupakan pertandingan kedua Persib di kandang tanpa bobotoh. Itu merupakan hukuman untuk Persib karena pada laga melawan Arema Indonesia lalu "bobodoh" melakukan kerusuhan di saat pertandingan sedang berlangsung.

Saat Persib menjamu Semen Padang tidak akan diperkuat Siswanto yang terkena akumulasi kartu kuning.

"Kartu kuning yang didapatkan Siswanto kemarin (lawan Pelita Jaya) merupakan yang kedua. Jadi, Siswanto tidak main lawan Semen Padang," kata Pelatih Kiper Persib, Anwar Sanusi, Senin (7/2). Kartu kuning pertama Siswanto didapatkannya ketika Persib bermain imbang 1-1 dengan Persela Lamongan pada laga pertama Liga Super Indonesia (LSI) 2010-2011 di Stadion Surajaya Lamongan, 28 September 2010 lalu.

Bobotoh juga berharap Persib bisa meraih hasil maksimal di kandang karena itu akan mampu memperbaiki posisi persib di klasemen ISL yang di luar dugaan musim ini berada di papan bawah.

Read More...

TIMNAS U23 vs Hongkong U21

Rabu, 09 Februari 2011 Timnas Indonesia U23 akan melakukan pertandingan uji coba melawan Timnas Hongkong U21 sebagai persiapannya dalam pra-olimpiade.

Tim yang berjumlah 22 orang pemain ini bersama pelatih kepala Alfred Riedl dan asisten manejer Aga Bakrie tadi pagi sudah bertolak ke Hongkong yang dipimpin Deputi Teknik Badan Tim Nasional Indonesia (BTNI) PSSI Iman Arif. Tim diperkirakan sampai sore harinya waktu setempat.

Setelah menghadapi Hong Kong U-21 pada Rabu malam, keesokan paginya skuad "Garuda Muda" akan langsung terbang kembali ke Jakarta untuk melanjutkan persiapan menjelang pertandingan babak kualifikasi Olimpiade 2012 melawan Turkmenistan pada 23 Februari.

INFO TAMBAHAN!!!
Berikut ini daftar pemain yang dibawa ke Hongkong:

Kiper:
  1. Kurnia Meiga Hermansyah,
  2. Andritany Ardhiyasa,
  3. Muhamad Ridwan

Defender:
  1. Rachmat Latif,
  2. Gunawan Dwi Cahyo,
  3. Seftia Hadi,
  4. Ruben Wuanbanaran,
  5. Johan Ahmat Farizi

Gelandang:
  1. Dias Angga Putra,
  2. David Laly,
  3. Oktovianus Maniani,
  4. Egi Melgiansyah,
  5. Safri Umri,
  6. Hendro Siswanto,
  7. Nasution Karubaba

Penyerang:
  1. Titus Bona,
  2. Engel Berd Sani,
  3. Rishadi Fauzi,
  4. Johan Yoga Utama,
  5. Yongki Aribowo,
  6. Aris Alfiansyah,
  7. Dendi Santoso
Kabar Duka
Posisi manajer TIMNAS U23 untuk sementara masih kosong setelah Sabtu lalu Adji Masaid meninggal dunia.
i
"ayo berjuang garuda muda....tunjukan yang terbaik, kalian pasti bisa!!"

Read More...

Timnas Indonesia Menang lagi


Babak semifinal AFF Cup leg pertama mempertemukan Filipina dan Indonesia. Pertandingan yang seharusnya di gelar di Filipina itu akhirnya dimainkan di Indonesia karena Filipina tidak mempunyai lapangan yang representatif untuk dilaksanakannya partai bertaraf internasional semacam AFF Cup. Hal tersebut merupakan keuntungan bagi Indonesia karena baik leg pertama maupun leg kedua akan dimainkan di Indonesia. Itu terbukti dengan diraihnya kemenangan 0-1 dari "tuan rumah" Filipina yang tadi malam bermain defensif.

Babak pertama para pemain Filipina seperti partai-partai mereka sebelumnya melakukan sepakbola negatif. Mereka hanya sekali-kali melakukan serang balik namun tendangan jarak jauh para pemain Filipina ini sangat berbahaya maka Markus pun harus berjibaku untuk mengamankan gawang Indonesia. Sementara itu serangan Indonesia mampu beberapa kali membuat Presiden SBY beserta Ibu Ani (beliau datang langsung menonton di Stadion Utama GBK, Jakarta) harap-harap cemas. Sampai pada menit ke-33 barulah rasa cemas itu berganti dengan euforia karena Cristian Gonzales mampu menceploskan si kulit bundar dengan sundulan kepalanya. Seluruh isi stadion pun bergemuruh merayakan gol tersebut. Skor bertahan sampa turun minum.

Di menit-menit awal babak ke dua, kedua tim masih mencari-cari pola serangan dan sama-sama gagal mencetak peluang. Praktis hampir tak ada peluang yang tercipta di 10 menit babak ke dua ini.

Pelatih Indonesia, Alfred Riedl mencoba memecah kebuntuan timnya dengan memasukkan sang supersub, Arif Suyono menggantikan Oktavianus Maniani di menit ke 61.

Permainan Garuda sedikit berkembang dengan masuknya Arif, akan tetapi finishing para pemain depan masih belum juga membuahkan gol. Didorong hal tersebut, Riedl pun kemudian melakukan pergantian pemain lagi di menit ke 68. Ia menarik keluar Irfan dan memasukkan Bambang Pamungkas.

Bepe yang baru masuk sempat memperoleh peluang di menit ke 71, sayang ia kalah cepat dengan Neil, yang dengan cepat keluar menyongsong bola.

Zulkifli Sukur mampu menjadi pahlawan Indonesia di menit ke 74, saat Markus salah berkomunikasi dengan Maman Abdurrahman dalam menyambut bola. Beruntung bola tandukan Ian Araneta ke gawang Indonesia yang sudah ditinggal Markus masih bisa dibuang melalui tandukan kepala Zulkifli.

Meski saling jual beli serangan dan Indonesia sempat menciptakan beberapa peluang, namun gol tak kunjung tercipta hingga babak ke dua usai. Skor 1-0 tetap bertahan bagi kemenangan Indonesia dan menjadi modal berharga untuk laga kedua yang akan berlangsung 19 Desember nanti.

Ayo kita dukung terus TIMNAS Merah Putih !
Read More...